Register Login
Monumen Nasional

Monumen Nasional

Di jakarta ini siapa yang tidak mengenal Monas atau kepanjangan dari Monumen Nasional yang telah menjadi bagian dari Jakarta kurang lebih sudah 50 tahun, sehingga bisa dikatakan Ikon dari kota Jakarta. Banyak kegiatan yang dulu sempat diadakan di sini antara lain adalah Pekan Raya Jakarta (PRJ). Bagi pengunjungnya Monas adalah dua hal yaitu wisata dan edukasi, dikatakan seperti itu karena tempat ini memenuhi kedua unsur tersebut. Wisata karena Monas memiliki taman atau bisa dikatakan hutan kota yang bisa digunakan untuk berekreasi ataupun berolahraga, sisi edukasi muncul dari museum yang berada dibawah tanah yaitu museum yang menggambarkan sejarah perjuanganbangsa dari sebelum merdeka hingga era setelahnya. Taman Monas memiliki banyak keunggulan dari taman-taman lainya di kota Jakarta di karenakan luas tempat yang sangat memadai disertai dengan fasilitas-fasilitas pendukungnya yang dirasakan cukup komplet. Tempat-tempat duduk yang terbuat dari besi, air mancur yang mungkin hanya bisa disaksikan pada malam hari, bahkan ada pertunjukan air mancur tiga dimensi yang digelar pada hari libur khususnya Sabtu dan Minggu serta hari besar lainnya. Tidak kalah juga ada kandang rusa yang jumlahnya cukup banyak yang bisa di jumpai di dekat parkir kendaraan, dan juga fasilitas olahraga seperti jalur khusus untuk refleksi di sediakan di taman ini. Di tempat ini banyak pengunjung datang bersama keluarga, teman maupun pasangan untuk sekedar berwisata atau melepas kepenatan sehari-hari. Di taman ini juga ada patung-patung untuk mengenang jasa pahlawan Indonesia antara lain Prasasti Chairil Anwar dan patung Pangeran Diponegoro sedang menunggang kuda putihnya, ada yang menarik di sini tampak bahwa antara patung Prasasti Chairil Anwar, Pangeran Diponegoro, serta tugu Monas sendiri tampak lurus sejajar bila diperhatikan dari depan gedung Mahkamah Agung, Apapun maksud dari kesejajaran tersebut terlihat tampak apik bila sejajar lurus. Berbicara tentang taman Monas tidak adil bila kita melupakan museum didalamnya yang menjadi salah satu ciri menarik dari Monas itu sendiri. Sangat murah harga tiket masuk yang di patok pengelola untuk masuk ke museum yaitu Rp 1.000 saja, museum buka dari pukul 08:00 dan tutup pada pukul 04:00 Wib. Didalam museum terdapat Diorama perjalanan panjang sejarah bangsa ini yang berjumlah 51 Diorama, pada hari biasa banyak dapat kita temui pelajar-pelajar dari tingkat SD, SMP, maupun SMA banyak melakukan kegiatan ekstra kulikuler di museum ini dalam bentuk Studi Tour. "Kami disini untuk belajar mengenal sejarah bangsa Indonesia dengan cara yang berbeda, agar lebih menarik," demikian kata Precilia salah satu pelajar dari sekolah Bunda Mulia. Di museum tersebut tidak hanya di lengkapi dengan Diorama saja tetapi ada juga museum khusus di depan pintu masuk yaitu museum mini Infobox Transportasi Jakarta, ditempat itu kita dapat melihat konsep-konsep pembuatan Monorail, MRT Jakarta, skema pola transportasi, maket kawasan. Satu lagi yang tidak boleh terlewatkan adalah kumpulan dokumentasi ketika pembangunan Monas yang terletak pada pintu keluar museum. Tidak puas dengan melihat museum ada lagi andalan dari tempat ini yaitu, naik ke atas lidah api yang berbalut emas untuk melihat dari atas keadaan kota Jakarta, cukup dengan mengeluarkan kocek Rp 7.500 perorang kita dapat sampai ke atas, dengan syarat "mengantri", pada hari biasa memang antrian cukup sedikit jumlahnya tetapi pada akhir pekan dan hari libur lainnya bisa dikatakan akan membuat kaki kita sedikit keram karena kapasitas Lift untuk ke atas hanya diperbolehkan 11 orang untuk sekali jalan. Di rekomendasikan bagi anda yang belum pernah mencoba naik ke Monas untuk menjajalnya, meskipun cukup melelahkan untuk tahapan antriannya, semua terbayar lunas ketika telah sampai di atas sensasi yang berbeda tercipta dari tempat yang ukuran tidak telalu besar 11 x 11 meter dibagi 4 bagian antara lain Selatan, Utara, Barat serta Timur. Di Selatan dari atas kita dapat melihat Gedung Bimantara, Kedubes AS, Istana Wakil Presiden, Balai Kota. Di Utara dapat terlihat Istana Merdeka, Gedung Sekertaris Negara, Bina Graha, Duta Merlin, Mahkamah Agung. Di Barat terlihat Bank Indonesia, Tanah Abang, Indosat, Mall Taman Anggrek. Sementara di Timur terlihat Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, Departemen Agama, Pertamina dan lainnya. Bagi yang baru pertama kalinya naik ke atas Monas mungkin akan merasakan sedikit takut karena lantai yang sedikit agak bergetar karena tertepa angin yang di atas yang cukup kencang. Hanya sekedar informasi tambahan bahwa loket tiket untuk naik ke atas Monas tutup pada pukul 15:00 Wib. Monas merupakan salah satu tujuan favorit di kota Jakarta khususnya, bila di bandingkan dengan tujuan wisata lainnya. Hal ini mungkin karena biaya berwisata di tempat ini sangat terjangkau, bila ingin hanya bersantai di taman Monas sama sekali tidak di pungut biaya alias gratis.


  • 27 Juni 2014 - 00:00:00 Wib
  • Dibaca : 33

ARTIKEL LAINNYA

SHARE